Rabu, 03 April 2019

Pidato Bahasa Arab ( Pengarh Kemajan Sain dan Teknologi Modern )


Contoh Pidato Singkat – Berikut ini penjelasan lengkap seputar contoh pidato singkat. Mulai dari Contoh pidato singkat tentang narkoba, Pidato Bahasa Itali, Pidato Bahasa Jerman, Pidato Bahasa Jepang, Pidato Bahasa Inggris, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Mandarin, Pidato Bahasa Jawa, Pidato Bahasa Sunda, Contoh Pidato Agama Islam/Kristen/Katolik/Budha, Contoh Khutbah Shalat Jumat Terlengkap, Contoh Ceramah Terlengkap ,contoh pidato singkat tentang pendidikan, contoh pidato singkat tentang kebersihan, contoh pidato singkat tentang kesehatan, contoh pidato singkat tentang agama, dll.


Pidato Yang Kamu Cari



pembahasan singkat tentang contoh pidato singkat yang lucu dan menghibur. Mulai dari contoh pidato kemerdekaan, contoh pidato perpisahan kelas 6, contoh pidato perpisahan kelas 9, contoh pidato perpisahan kelas 12, contoh pidato ulang tahun, contoh pidato resmi, contoh pidato cinta tanah air, contoh pidato upacara bendera, contoh pidato hari ibu, contoh pidato islami yang menarik, contoh pidato reuni yang bagus, mudah dihafal, berkesan, menarik, dll.



------------------------------------------------------------------------------------

-------------------------------------------------------------------------------------

تَأْثِيْراَتُ تَقَدُّمِ الْعُلُوْمِ الْمُعَاصِرَةِ وَ التِّكْنُوْلُوْجِيَا عَلَى سُهُوْلَةِ التَّعْلِيْمِ وَ التَّعَلُّمِ
اَلْمُقَدِّمَةُ
       السّــلام علـــيكم وو
بِسْمِ اللهِ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَ الصَّلاَةُ وَ السَّلاَمُ عَلىَ رَسُوْلِ اللهِ وَ عَلَى أَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ وَ مَنْ واَلَهُ. أَشْكُرُ شُكْراً كَثِيْراً عَلَى رَئِيْسِ الْجَلْسَةِ الَّذِيْ يُمْكِنُنِيْ بِكَراَمِهِ أَنْ اَتَكَلَّّمَ بِكَلاَمٍ بَسِيْطٍ أَمَامَكُمْ تَحْتَ الْعُنْواَنِ: " تَأْثِيْراَتُ تَقَدُّمِ الْعُلُوْمِ الْمُعَاصِرَةِ وَ التِّكْنُوْلُوْجِيَا عَلَى سُهُوْلَةِ التَّعِلِيْمُ وَ التَّعَلُّمِ."
مَجْلِسَ الَّتحْكِيْمِ وَ اْلحـَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ الله ُ !
مِنْ اَهَمِّ تَأْثِيْراَتِ مِنْ تَقَدُّمِ الْعُلُوْمِ الْمُعَاصِرَةِ وَ التِّكْنُوْلُوْجِيَا عَلَى الْحَضَارَةِ الإِنْسَنِيَّةِ هِيَ: اَلسُّهُوْلَةُ فِي التَّعْلِيْمُ وَ التَّعَلُّمِ. فَأَوَّلُ كَلِمَةٍ نَزَلَتْ مِنَ القُرْأَنِ هِيَ: اِقْرَأْ ! وَ دَعَا الرَّسُوْلُ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ المُسْلِمِيْنَ فِي كَثِيْرٍ مِنْ أَحَادِثِهِ لِطَلَبِ العِلْمِ, كَقَوْلِهِ:  (طَلَبُ العِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ) وَ قَال: ( حِبْرُ الْعُلَمَاءِ أَفْضَلُ مِنْ دِمَاءِ الشُّهَداَءِ) وَ قَالَ: (اُطْلُبُواْ الْعِلْمَ وَلَوْ بِالصِّيْنِ).  
        إِنَّ تَقَدُّمِ الْعُلُوْمِ الْمُعَاصِرَةِ وَ التِّكْنُوْلُوْجِيَا يُمِكِنُ بِهِ التَّلاَمِيْذُ وَ التِّلْمِيْذاَتُ أَنْ يَتَعَلَّمُواْ الْعُلُوْمَ مَا يَشَــآءُ بِسُهُوْلَةٍ وَ يَسَارَةٍ. وَ كَانَتْ هَذِهِ السُّهُوْلَةُ واَضِحَةً مِنَ الْاِخْتِلاَفَاتِ بَيْنَ التَّعِلِيْمِ فِي الْمَاضِي وَ التَّعِلِيْمِ فِي الحَاضِرِ كَمَا يَلِيْ. مِنْ تِلْك الاِخْتِلاَفَاتِ: أَنَّ فُرَصَ التَّعِلِيْمِ كَانَتْ قَلِيْلَةً فِي الْمَاضِي, حَيْثُ كَانَ يَلْتَحِقُ بالمَداَرِسِ طُلاَّبٌ قَلِيْلُوْنَ. هُمْ – فِي الغَالِبِ – أَبْنَاءُ الَأَغْنِيَاءِ وَ سُكَّانُ المُدُنِ. أَمَّا اليَوْمَ, فَقَدْ أَصْبَحَ التَّعِلِيْمُ حَقًّا لِكُلِّ مُواَطِنٍ. فَكَثُرَ عَدَدُ الطُّلاَّبِ, وَانْتَشَرَتْ المَدارِسُ فِي كُلِّ مَكَانٍ, وَ شَاعَ القَوْلُ: (التَّعْلِيْمُ كَالمَاءِ وَ الهَواَءِ).
                 
مَجْلِسَ الَّتحْكِيْمِ وَ اْلحـَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ الله ُ !
       كَانَ طُلاَّبُ الْعِلْمِ  - فِِي المَاضِي – يُسَافِرُوْنَ مِنْ بَلَدٍ إِلَى بَلَدٍ لِطَلَبِ العِلْمِ. وَ كَانُواْ يُواَجِهُوْنَ فِي سَفَرِهِمْ كَثِيْراً مِنَ التَّعَبِ. فَكَانُواْ يَرْكَبُوْنَ الجَماَلَ أَيَّامًا وَ أَشْهُراً. أَمَّا اليَوْمَ, فَالمَداَرِسُ وَ الجَامِعاَتُ كَثِيْرَةٌ فِي كُلِّ مَدِيْنَةٍ وَ قَرْيَةٍ تَقْرِيْبًا. حَيْثُ يَذْهَبُ الطَّالِبُ إِلَى مَدْرَسَتِهِ أَوْ جَامِعَتِهِ بِالسَّيَّارَةِ أَوْ سَيْراً عَلَى الأَقْداَمِ. فَانْـتَـشَرَتِ المَدارِسُ وَ الجَامِعَاتُ  فِي جَمِيْعِ بِلاَدِ المُسْلِمِيْنَ. وَ مِنْ نَاحِيَةٍ أُخْرَى, يَسْتَطِيْعُ الطَّالِبُ أَنْ يَتَعَلَّمَ وَ هُوَ فِي بَيْتِهِ عَنْ طَرِيْقِ الشَّبَكَةِ الدَّوْلِيَّةِ. 
 مِنَ ْالاِخْتِلاَفَاتِ أَيْضًا: أَنَّ المُعَلِّمَ كَانَ لاَ يَطْلُبُ أَجْراً عَلَى عَمَلِهِ فِي المَاضِي, لِأَنَهُ كَانَ يَطْلُبُ الأَجْرَ مِنَ اللهِ. وَ كَانَ هَدْفُ الطَالِبِ طَلَبَ العِلْمِ. أَمَّا اليَوْمَ, فَقَدْ اِخْتَلَفَ الأَمْرُ. فَالمُعَلِّمُ يَطْلُبُ كَثِيْراً مِنَ الأَجْرِ. وَ الطَّالِبُ يُفَكِّرُ فِي الشَّهَادَةِ قَبْلَ العِلْمِ, لِأَنَّهَا وَسِيْلَةٌ إِلَى العَمَلِ وَ الْمَالِ. فَاْلآنَ, يَتَأَخَّرُ الْمُسْلِمُوْنَ وَ يَـتَقَدَّمُ الْغَرْبِيُّوْنَ. 
اَلْإْخْتِتَامُ
       وَ نَتِيْجَةً مِمَّا قَدْ سَبَقَ بَيَانُهُ, أَقُوْلُ لَكُمْ أَنَّ تَقَدُّمَ الْعُلُوْمِ الْمُعَاصِرَةِ وَ التِّكْنُوْلُوْجِيَا يَتَأَثَّرُ تَأْثِيْراً كَبِيْراً عَلَى تَقَدُّمِ الْحَضَارَةِ اْلإِنْسَنِيَّةِ فِيْ عَصْرِنَا هَذاَ, خُصُوْصًا عَلَى سُهُوْلِةِ التَّعْلِيْمِ وَ التَّعَلُّمِ.



Artinya:
PENGARUH KEMAJUAN SAINS DAN TEKNOLOGI MODERN TERHADAP
KEMUDAHAN BELAJAR DAN MENGAJAR
Pendahuluan

                Assalamu ‘Alaikum Wr. Wb.
Dengan Nama Allah dan segala puji bagi-Nya serta shalawat dan salam atas Rasul Allah, keluarga, sahabat dan para pengikutnya. Saya berterima kasih kepada Pengatur Acara yang dengan kemurahannya memungkinkan saya untuk menyampaikan pidato singkat ini di hadapan hadirin semua dengan judul: “Pengaruh Kemajuan Sains dan Teknologi Modern terhadap Kemudahan Belajar dan Mengajar.”

Dewan Juri dan Hadirin yang Terhormat,

         Diantara pengaruh terpenting dari kemajuan sains dan teknologi modern terhadap peradaban manusia adalah: kemudahan dalam belajar dan mengajar. Perintah pertama dalam al-Quran adalah: Bacalah! Rasulullah saw pun menyerukan dalam berbagai Haditsnya kepada kaum Muslimin untuk menuntut ilmu, seperti sabdanya: (“Menuntut ilmu itu fardu bagi setiap Muslim baik pria maupun wanita”) Beliau juga bersabda: (“Tinta ulama itu lebih utama daripada tetesan darah syuhada”) Juga sabdanya: (“Carilah oleh kalian ilmu meskipun di negeri Cina.”)
              Sesungguhnya kemajuan sains dan teknologi modern memungkinkan para pelajar untuk mempelajari ilmu-ilmu apa saja yang mereka inginkan secara mudah. Kemudahan itu terlihat jelas dari perbedaan antara belajar di masa silam dan di masa kini seperti berikut ini. Diantara perbedaan dimaksud adalah:  bahwa kesempatan belajar di masa dahulu sangat kecil, karena yang berhak memasuki sekolah hanya segelintir orang. Mereka itu – biasanya – hanya anak orang-orang kaya dan warga kota. Sedangkan kini, belajar itu sudah menjadi hak setiap warga negara. Maka jumlah siswa semakin banyak dan sekolah-sekolah bertebaran di setiap tempat. Ada peribahasa populer: “Belajar itu seperti air dan udara.”[1]

Dewan Juri dan Hadirin yang Terhormat,

         Para penuntut ilmu – di jaman dahulu – menempuh perjalanan antar negara demi mendapatkan ilmu. Mereka mengalami banyak kendala di sepanjang perjalanan. Mereka menunggang unta selama berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Adapun kini, sekolah-sekolah dan universitas sudah banyak hampir di setiap kota dan desa. Siswa dapat berangkat ke sekolah atau universitasnya dengan mobil atau bahkan berjalan kaki. Maka bertebaranlah sekolah-sekolah dan universitas-universitas di seluruh negeri Muslim. Di ْsisi lain, bahkan siswa mampu belajar di rumah dengan media Internet.

             Diantara perbedaannya lagi: di jaman dahulu, guru tidak menuntut upah [gaji] karena dia mencari pahala dari Allah. Tujuan siswa pun hanya mencari ilmu. Adapun kini, lain lagi halnya. Guru menuntut banyak gaji. Siswa pun hanya memikirkan ijazah ketimbang ilmu, karena ijazah merupakan medium untuk mendapatkan pekerjaan dan uang. Karena itu, kini kaum Muslimin menjadi ketinggalan sedangkan dunia Barat semakin maju.

Penutup

Kesimpulan dari apa yang telah saya jelaskan di muka, dapatlah saya katakan bahwa kemajuan sains modern dan teknologi berpengaruh besar terhadap kemajuan peradaban manusia di masa kini, khususnya terhadap kemudahan belajar dan mengajar. 



Related Posts

Pidato Bahasa Arab ( Pengarh Kemajan Sain dan Teknologi Modern )
4/ 5
Oleh